Cuma 20 Kursi, 54 ASN Berebut Tempat di Tim Pickleball Kukar

img

Sejumlah ASN mengikuti seleksi cabor pickleball di Stadion Aji Imbut, Kecamatan Tenggarong Seberang. (Kriz)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Sebanyak 54 ASN dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di Kutai Kartanegara (Kukar) berebut tempat untuk memperkuat tim pickleball Bapor Korpri Kukar.

 

Dari jumlah tersebut, hanya sekitar 20 peserta yang akan dipilih untuk mewakili Kukar pada ajang Bapor Korpri tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di Kabupaten Kutai Timur.

 

Persaingan berlangsung dalam seleksi yang digelar di Stadion Aji Imbut, Kecamatan Tenggarong Seberang, Rabu (30/9/2026).

 

Pickleball sendiri kini mulai mencuri perhatian di lingkungan ASN Kukar, olahraga yang dimainkan menggunakan paddle atau bet khusus dan bola plastik berlubang, dengan pola permainan yang sekilas menyerupai tenis.

 

Bedanya, lapangan pickleball berukuran lebih kecil dan permainan bisa dilakukan secara tunggal maupun ganda.

 

Karakter permainan yang relatif sederhana membuat olahraga ini semakin banyak dimainkan.

 

Bahkan, sejumlah perangkat daerah di Kukar mulai memiliki lapangan pickleball sendiri, sehingga olahraga tersebut semakin mudah ditemui dan diikuti oleh ASN.

 

Koordinator Cabor Pickleball Bapor Korpri Kukar, Sofian Mayong mengatakan 54 peserta yang mengikuti seleksi merupakan ASN yang telah memiliki sertifikat prestasi.

 

Sertifikat tersebut menjadi salah satu dasar dalam menentukan peserta yang dipanggil mengikuti seleksi.

 

Pembatasan peserta pun dilakukan karena tingginya minat terhadap pickleball, jika seleksi dibuka secara umum, jumlah peserta yang ingin mengikuti tahapan tersebut diperkirakan bisa jauh lebih besar.

 

“Kalau kita buka seleksi ini secara umum, kemungkinan pesertanya bisa ratusan. Sekarang pickleball ini sudah membuming,” ujarnya.

 

Sebanyak 11 kelas pertandingan disiapkan dalam seleksi tersebut. Kategorinya meliputi tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, ganda campuran, serta sejumlah kelas berdasarkan kelompok usia.

 

Untuk kategori usia, terdapat kelompok 35-44 tahun, 45-49 tahun, dan 50 tahun ke atas. Selain itu, tersedia pula kelas eksekutif yang melibatkan kepala perangkat daerah.

 

Peserta terbaik dari masing-masing kelas nantinya dipilih untuk masuk dalam komposisi tim Kukar.

 

Dari keseluruhan kelas yang dipertandingkan, jumlah atlet yang akan diberangkatkan diperkirakan sekitar 20 orang.

 

“Yang kita ambil nanti sesuai dengan kelas yang dipertandingkan. Jadi dari keseluruhan kelas itu, jumlahnya kurang lebih sekitar 20 orang,” kata dia.

 

Ia menjelaskan, seleksi dijadwalkan berlangsung paling lama dua hari, yakni Rabu hingga Kamis, sebelum masuk ke tahapan pertandingan, peserta terlebih dahulu mendaftar melalui Google Form yang disebarkan kepada ASN.

 

Setelah atlet terpilih, Bapor Korpri Kukar akan melakukan persiapan lanjutan untuk menghadapi pertandingan tingkat provinsi di Kutai Timur.

 

“Alhamdulillah persiapannya siap. Mudah-mudahan dari seleksi ini kita mendapatkan atlet yang benar-benar bisa memberikan hasil terbaik untuk Kukar,” kata dia.

 

Sementara itu, Wakil Ketua Bapor Korpri Kukar, Dafip Haryanto mengatakan, seleksi tersebut merupakan bagian dari persiapan Kukar menghadapi ajang Porprov Korpri Kaltim 2026 yang akan diselenggarakan pada tanggal 31 Oktober hingga 8 November 2026 mendatang.

 

Menurutnya, peserta yang dipanggil mengikuti seleksi merupakan ASN yang telah dipantau dari sejumlah kegiatan olahraga di lingkungan perangkat daerah.

 

Proses tersebut dilakukan untuk mendapatkan atlet yang dinilai memiliki kemampuan sesuai kebutuhan tim.

 

“Kita sudah melakukan pemantauan dari beberapa kegiatan yang dilakukan perangkat daerah dan juga Dispora. Teman-teman yang kita nilai punya kualitas kemudian kita panggil untuk mengikuti seleksi,” ujarnya.

 

Ia melihat perkembangan pickleball di lingkungan ASN Kukar semakin pesat, keberadaan lapangan di sejumlah perangkat daerah turut membuat olahraga tersebut semakin berkembang.

 

Ia berharap kondisi tersebut berpengaruh terhadap kualitas tim yang dibentuk tahun ini. Terlebih, Kukar memiliki pengalaman positif pada ajang sebelumnya.

 

Pada pelaksanaan Porprov Korpri dua tahun lalu di Paser, Kukar berhasil menempati peringkat kedua.

 

Tahun ini, komposisi atlet diharapkan lebih kuat seiring semakin banyaknya ASN yang menekuni pickleball.

 

“Dua tahun lalu kita di Paser dan kita berada di peringkat kedua. Tahun ini kita harapkan dengan jumlah dan kualitas atlet yang ada bisa memberikan hasil yang lebih baik,” kata dia.

 

Selain kelas pertandingan reguler, kategori eksekutif juga menjadi bagian dari seleksi.

 

Kategori tersebut melibatkan kepala perangkat daerah dan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi jajaran ASN untuk semakin aktif dalam olahraga.

 

Ia mengatakan tingginya minat terhadap pickleball menjadi salah satu modal dalam membangun tim Kukar.

 

Namun, proses seleksi tetap diperlukan untuk menentukan atlet yang paling sesuai dengan kelas pertandingan yang akan diikuti.

 

Setelah seleksi berakhir, atlet terpilih akan menjalani persiapan sebelum bertanding membawa nama Kukar pada ajang Porprov Korpri tingkat Kaltim di Kutai Timur.

“Target khusus kita pasti juara umum. Itu harapan kita,” pungkasnya. (Kriz)